Pernah melihat sosok burung yang menyambut tamu di area pintu masuk lobby Wahid Prime Hotel Salatiga? Kenalkan, Aruna! Sosok burung yang menjadi maskot Wahid Prime dan bagian dari identitas hotel dalam menyambut setiap tamu yang datang.
Aruna terinspirasi dari Jalak Suren atau Indian Pied Myna, burung yang dikenal dengan karakter aktif dan komunikatif. Karakter tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam sosok Aruna yang ceria, ramah, dan siap menyapa siapa saja yang berkunjung ke Wahid Prime.
Penempatan Aruna di area pintu masuk lobby bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu titik pertama yang ditemui tamu, Aruna menjadi simbol bahwa keramahan dimulai sejak langkah pertama. Senyum, sapaan, dan perhatian sederhana menjadi bagian penting dari pelayanan yang ingin diberikan Wahid Prime kepada setiap tamu.
Nama Aruna sendiri memiliki makna yang berkaitan dengan cahaya fajar. Fajar menjadi simbol awal yang baru, hangat, dan penuh harapan. Filosofi ini sejalan dengan peran Aruna sebagai penyambut yang memberikan nuansa positif sejak tamu pertama kali memasuki hotel.
Lebih dari sekadar maskot, Aruna membawa pesan tentang bagaimana Wahid Prime memandang hospitality. Menyambut dengan ramah, berkomunikasi dengan baik, dan memberikan pelayanan terbaik menjadi nilai yang ingin terus dijaga dalam setiap interaksi dengan tamu.
Kehadiran Aruna juga menjadi pengingat bahwa pengalaman menginap tidak hanya dibentuk oleh fasilitas, tetapi juga oleh cara setiap tamu diperlakukan. Sapaan kecil, senyum yang tulus, hingga kesigapan membantu kebutuhan tamu merupakan bagian dari hospitality yang sederhana, tetapi berarti.
Jadi, kalau kamu berkunjung ke Wahid Prime, jangan lupa menyapa Aruna, si maskot ramah yang siap menyambutmu dari lobby.



